Wednesday, 15 June 2016

Ciri Dan Gejala Infeksi Mata Menular Yang Berbahaya

Ciri Dan Gejala Infeksi Mata Yang Berbahaya

Panca indra yang digunkan untuk melihat isi dunia ini adalah mata. Dan mata sendiri merupakan organ yang sensitif karena gangguan atau infeksi yang kecil saja dapat berakibat sangat fatal. Dan sering kali seseorang menganggap infeksi mata sebagai hal yang biasa dan cenderung diabaikan. Sebagai contoh kecilnya seperti mata memerah atau biasa dikenal dengan konjungtivitiis , merupakan peradangan pada lapisan tipis di bagian depan mata. Dan biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, dan biasanya mudah melurar.

Biasanya pada kakus ini infeksi mata merah tidak menunjukkan gejala yang berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun berbeda jika yang terkena bayi yang berusia kurang dari 28 hari maka dapat berakibat lebih para pada fisik kesehatan bayi.

Yang lebih parahnya terkadang seseorang tidak menyadari bila ia terkena infeksi mata, dan biasanya cuma di kucek atau di tetesin obat mata. Namun apakah hal ini merupakan hal yang wajar dilakukan bila seseorang terkena infeksi mata yang ringan.?
Mungkin jika infeksi mata masih tergolong ringan hal itu masih bisa untuk dilakukan atau diatasi, dan berbeda hal jika infeksi mata sudah tergolong infrksi yang parah maka harus ada penanganan khususnya.

Ciri-ciri mata terkena infeksi mata.

Bila anda mengalami hal yang ada dibawah ini maka, bisa dipastikan anda terkena infeksi mata. Dan jika ini terjadi maka anda perlu untuk memeriksa mata anda.Berikut ciri-cirinya;
  1. Bola mata terlihat merah
  2. Mata mengeluarkan zat yang kekuningan, kehijauan, mengandung darah, atau berair
  3. Kondisi mata tidak nyaman/sakit
  4. Mata terlihat bengkak atau pembengkakan di daerah sekitar mata
  5. Mata terasa gatal yang terus menerus
  6. Pandangan terlihat buram
  7. Kondisi kelopak mata mengelupas
  8. Terasa ada sesuatu didalam mata
  9. Adanya bagian iris yang berwarna abu-abu atau putih
Bila hal ini terjadi pada anda maka anda harus segera mencari solusi alternatif untuk pemecahan masalah tersebut.

Jika dilihat dari beberapa kasus seperti ketika infeksi mengenai retina-saraf optik atau pembuluh darah, biasanya  kerusakan yang terjadi ada di dalam tubuh dan tidak ada gejala yang terjadi selain penglihatan yang memburuk atau mengalami floater / melihat gelembung kecil dan titik gelap.Jika demikian seperti ini biasanya pasien tidak merasakan sakit.Dan biasanya gejala yang tidak terlalu jelas dan terlihat juga dapat terjadi ketika infeksi mata disebabkan oleh penyakit lain seperti flu. Untuk itu, sebaiknya dilakukan pemeriksaan mata secara teratur agar dapat mengetahui kelainan mata yang gejalanya tidak jelas.

Solusi pencegahan Infeksi Mata..?

  1. Segera cuci tangan sebelum dan sesudah memegang mata atau muka
  2. Jangan sekali-kali memake make-up mata dengan orang lain
  3. Biasakan ganti make-up mata setiap 6 bulan sekali
  4. Jangan lupa bisakan rawat lensa kontak dengan baik bial anda memakai lensa kontak
  5. Jika sudah terkena Infeksi mata hindari untuk memakai lensa kontak sampai mata benar-benar sembuh.
  6. Hindari cuci muka dengan air yang sudah terkontaminasi
  7. Lakukan konsultasi dengan dokter mata anda.
Infeksi mata sendiri banyak jenisnya, dan jenis infeksi mata yang lain yang sering terjadi adalah bintitan(stye). Biasanya infeksi mata ini mengenai kelopak mata dan disebabkan oleh bakteri kulit yang menyebabkan iritasi kantung rambut di bulu mata. Sehingga hal ini dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada bagian mata yang terinfeksi.

Dan untuk di ketahui ada jenis infeksi mata yang mudah disembuhkan dengan obat-obatan seperti dipasaran, dan perlu dicatat  ada juga infeksi mata yang dapat menular.

Penyebab umum Infeksi mata yang sering terjadi

Untuk penyebab infeksi mata yang paling umum adalah bakteri-jamur-virus.Dilihat dari kasusnya infeksi mata dapat dipicu oleh berbagai faktor. Dan infeksi mata dapat berawal dari hal yang sederhana, contohnya goresan kecil pada kornea akibat zat organik yang masuk ke mata atau selaput, atau hal yang lebih serius seperti iritasi akibat zat kimia. Terkadang, penyakit akibat bakteri, virus, atau jamur lainnya yang telah diderita pasien juga dapat menyebabkan pasien lebih rawan terkena infeksi mata lokal; infeksi di bagian tubuh lainnya dapat dengan sangat mudah menyebar ke mata dan menyebabkan kerusakan mata.

Berikut ini adalah penyakit yang biasanya dapat menyebabkan infeksi mata yang parah:

  1. Sindrom okular histoplasmosis (Ocular histoplasmosis syndrome/OHS)
  2. Klamidia
  3. Kencing nanah (Gonore)
  4. Herpes simplex
  5. Cacar api (Herpes zoster, Varicella zoster)
  6. Peradangan kornea (keratitis) akibat bakteri
  7. Tuberkulosis
  8. Penyakit kusta atau lepra
  9. Penyakit lyme
  10. Acanthamoeba
  11. Kutu pada alat kelamin (crab lice)
  12. Virus Epstein-Barr atau infectious mononucleosis (Penyakit menular akibat berciuman)
  13. Gondongan atau campak
  14. Flu
  15. Onchocerciasis (Juga dikenal sebagai penyakit kebutaan sungai)
  16. Sarcoidosis (Penyebab penyakit ini belum diketahui, namun bisa disebabkan oleh infeksi)
  17. Mikosis

Cara tepat melakukan penanganan Infeksi mata..!!!

Jika anda  mengalami gejala infeksi mata, maka tindakan yang paling tepat adalah langsung menemui dokter ahli mata yang dapat memeriksa kondisi anda dan memberikan pengobatan yang sesuai. Pengobatan infeksi mata biasanya membutuhkan pemeriksaan mata sederhana, dan biasnaya dokter mata akan menggunakan alat bercahaya untuk memeriksa kornea dan retina.

Untuk kasus yang khusus di mana ada zat yang keluar dari mata, biasanya dokter mata akan mengambil sampel zat yang akan diperiksa untuk mengetahui jenis infeksinya. Sebab infeksi mata dapat disebabkan oleh penyakit lain, bahkan pasien juga bisa diminta menjalani pemeriksaan untuk penyakit lain seperti (klamidia, kencing nanah, dan herpes simplex).

Sebagian infeksi mata bisa disembukan dengan obat-obatan atau terapis. Namun ada juga yang memerlukan penanganan yang khusu.Obat tetes mata seperti krim  dan salep sering digunakan untuk mengobati infeksi mata yang tidak terlalu parah.Karena obat-obatan tersebut mudah digunakan, dan perlu untuk di ingat pasien harus selalu mengikuti panduan penggunaan, misalnya mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat.

Khusu untuk penderita yang menderita infeksi mata harus berhati-hati selama infeksi masih belum sembuh karena infeksi akibat bakteri dan virus gampang menular, walau hanya melalui sentuhan kulit. Untuk  itu, tindakan pencegahan harus selalu dilakukan.

Karena begitu penting peranan mata untuk tubuh dan indra penglihatan kita. Serta risiko kerusakan permanen yang dapat terjadi akibat infeksi mata. Maka infeksi mata lebih baik dicegah daripada diobati. Oleh sebab inilah alasan mengapa pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata
secara teratur walaupun mereka tidak merasa ada gangguan pada mata.

Sayangilah mata anda karena dengan mata anda dapat melihat keindahan isi dunia dan berbagai warna yang ada.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ciri Dan Gejala Infeksi Mata Menular Yang Berbahaya

0 comments:

Post a Comment